spider

spider

Rabu, 20 Agustus 2014

INI CERITA PKL KU, MANA CERITA PKL MU

CERITA SELAMA PRAKERIN DI HOTEL ATLET CENTURY PARK PERIODE JANUARI - JUNI 2014


    Heiiiii... perkenalkan nama saya Dimas Fajar Adhi Kusuma. Saya merupakan salah satu siswa di SMKN 30 JAKARTA jurusan tata boga. Disini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya di dunia industri, bisa disebut juga PKL. Saya disini dituliskan dengan nama "penulis" jadi jangan kaget kalau sering melihat kata "penulis". Senin 25 november 2013, merupakan hari dimana penulis akan interview. Pada hari tersebut penulis sedang melakukan upacara, dan setelah upacara penulis dipanggil guru untuk bersiap-siap interview. Pada hari itu penulis dan teman-temannya memiliki janji jam 11:00 kepada HRD Hotel Atlet Century Park untuk melakukan interview di ruangannya. Akan tetapi penulis terlambat saat itu, sehingga penulis dan teman-temannya diberi hukuman untuk menunggu diluar ruang interview, hari yang sangat menyebalkan bagi penulis.

     Saat saat mendebarkan bagi penulis...........
Saat penulis dipanggil masuk untuk interview. Penulis di suruh duduk didepan meja HRD Hotel Atlet Century Park. Saat itulah penulis ditanyakan apa saja yang diketahui tentang dunia masak memasak, dan alhamdulillahnya penulis dapat menjawab semua pertanyaan yang diberikan. Setelah selesai ditanya-tanya, penulis dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan tersebut. Oh iya penulis belum mengenalkan siapa saja yang ikut interview saat itu. Ada Angga(16th), Fitriani(16th), Khaula Orchidea(16th), Nadya Nur Hanifa(16th), Adelia (16th), dan juga saya Dimas Fajar (16th). Setelah semua di interview, penulis dan teman-temannya kembali kesekolah dengan menggunakan taksi. Sesampainya disekolah, penulis melanjutkan kegiatan yang telah menanti. Beberapa hari telah terlewati, akhirnya pengumuman hasil interview keluar. Sungguh malang nasib dua teman penulis yang tidak diterima di Hotel Atlet Century Park, akan tetapi memang mungkin itu sesuai prosedur yang ada.

     Pada awal penulis memasuki area Hotel Atlet Century Park, penulis diberikan tugas selama 6 bulan untuk mempelajari cara bekerja di area Hotel Atlet Century Park. Dalam mempelajari cara bekerja di Hotel Atlet Century Park, penulis diberikan 3 periode tempat untuk belajar. Disetiap periode tempat tersebut penulis diberikan waktu selama 2 bulan. Pada periode pertama penulis ditempatkan di bagian mainkitchen buffet. Selama di buffet, penulis diajarkan untuk membuat prepare alacarte. Selain membuat prepare alacarte, penulis juga diajarkan membuat hidangan-hidangan sup dan hidangan utama. Penulis juga diberikan tips mudah dalam membuat sebuah hidangan. Saat membuat kaldu ayam, penulis diajarkan untuk mem-blanch tulang terlebih dahulu sebelum dijadikan kaldu.

    Saat pertama masuk belajar, penulis diberikan pengetahuan tentang cara menggunakan alat-alat yang ada di area kitchen. Jadi saat disuruh untuk menggunakan alat tersebut, penulis tidak melakukan kesalahan. Saat pertama bertemu dengan karyawan-karyawan Hotel Atlet Century Park, penulis merasakan kecanggungan terhadap semua karyawan Hotel Atlet Century Park. Tetapi seakan berjalannya waktu, penulis merasakan rasa kekeluargaan di dalam Hotel Atlet Century Park yang karyawannya sangat baik-baik. Pada waktu penulis sedang membuat nasi goreng spesial, penulis diberikan arahan untuk berani memberikan bumbu terhadap masakan itu sendiri. Seperti yang dikatakan atasan penulis "Jangan takut memberi bumbunya, biar enak rasanya nanti mas" ujar atasan penulis. Dari kata-kata itulah penulis mendapatkan semangat dalam membuat sebuah makanan. Hari demi hari berlalu, penulis juga mendapatkan ilmu yang baru.

  Pada akhir periode ke 1, penulis diberikan masukan agar melakukan setiap pekerjaan dengan fleksibel. Jadi saat penulis sudah tidak ditugaskan di area tersebut, penulis tetap membantunya bila diminta pertolongan. Jadi selama dalam periode ke 1, penulis mendapatkan ilmu-ilmu tentang hidangan sup dan hidangan utama. Selama penulis berada di buffet, penulis dapat membuat Tomyam, mie goreng seafood, nasi goreng spesial, nasi goreng buntut, cwi mie, beff medalion, mashed potato, dan masih banyak lainnya. Saat masa-masa perpindahan periode, penulis merasakan kehilangan partner saat di mainkitchen buffet. Walau hanya sekedar partner saja, penulis telah merasakan kekeluargaan yang sangat amat indah. Periode ke 1 akhirnya telah selesai juga.

  Awal memasuki periode ke 2, penulis perlahan diajarkan kembali cara menggunakan alat-alat yang ada. Nah pasti kalian yang membaca blog saya ini ingin tau ya saya ditempatkan dimana??? hahaha.. Tenang saja, penulis akan memberikan petunjuk-petunjuk yang mengaju dimana penulis ditempatkan selama periode ke 2.
Penulis saat ini sedang diajari bagaimana cara memilih sayur-sayuran yang bagus untuk digunakan. Penulis di ajarkan membuat prepare untuk membuat suatu hidangan pembuka. Penulis juga diajarkan untuk set up hidangan di restoran Hotel Atlet Century Park. Saat pertama penulis mengalami bermacam-macam kesalahan, mulai dari salah menaruh hidangan tersebut, sampai lupa mengeluarkan hidangan tersebut. Akan tetapi penulis mulai belajar menghafal menu-menu yang ada. Penulis diajarkan membuat berbagai macam saus untuk pendamping hidangan lainnya. Selama penulis ditempatkan disini, penulis telah membuat berbagai macam hidangan seperti: thai beef salad, babaganos, humus, thai seafood salad, jellyfish salad, dan masih banyak lagi. Juga berbagai macam dressing seperti, thousand island dressing, french dressing, tartar sauce, mayonnaise, dan masih banyak lagi. Pembaca sudah taukan penulis ditempatkan di area mana??? yakali gatau juga, padahal penulis udah banyak banget ngasih petunjuk.. udah taukannnnnn??.. yaudah deh kalo gatau, penulis kasih tau nih, penulis ditempatkan di coldkitchen. Jadi udah pada taukan hahaha

   Akhirnya penulis memasuki periode ke 3, juga area terakhir yang diberikan kepada penulis sebelum selesai belajar di area Hotel Atlet Century Park. Di periode ini penulis ditempatkan diarea pastry. Sudah pada taukan pastry itu apa? Pastry adalah Jenis olahan makanan dari beberapa kombinasi bahan yang pada umumnya berasa manis yang biasanya mengandung lemak dan biasanya melalui tahap pembakaran, jenis makanan ini biasanya disajikan untuk dessert. Jadi selama penulis ditempatkan di area pastry, penulis berperang dengan butiran-butiran tepung. Selama penulis disini, penulis diajarkan menggunakan alat-alat terlebih dahulu. Setelah memahami bagaimana cara menggunakan alat-alatnya, penulis diajarkan untuk membuat sponge untuk dasaran membuat kue. Setelah bisa membuat sponge, penulis diajarkan untuk membuat berbagai macam kue yang dasarannya terbuat dari sponge. Saat akan memasuki bulan ramadhan, penulis disibukan dengan kegiatan membuat kue kering untuk lebaran. Tidak hanya itu, penulis juga disibukan dengan berbagai macam birthday cake pesanan. Jadi selama penulis berada di area pastry, penulis telah membuat berbagai macam cake, seperti tiramisu, mocca cake, butter cake, green tea mouse cake, cheese cake, opera cake, dan masih banyak lagi. Penulis juga membuat kue kering berupa, lidah kucing, nastar, castangel, sagu keju, dan masih banyak lagi. Mungkin hanya itu yang dapat penulis ceritakan.

     Sekian cerita penulis mengenai pengalaman PKL penulis.  mudah-mudahan cerita penulis bisa bermanfaat. Dan untuk kalian-kalian yang baru melaksanakan PKL, jangan takut PKL itu mengasikkan kita jadi punya suasana baru juga banyak mendapat pengalaman. See you next time guys......
Beberapa foto yang didapatkan: