spider

spider

Rabu, 24 September 2014

tugas bagian ke empat buat pak muzn


Bentuk jaringan (topologi jaringan) beserta gambarnya
1. Topologi Bus  Yaitu jaringan komputer yang saling berhubungan dengan paralel, dan di tiap ujungnya di pasang End agar tidak terjadi bouncing data 2. Topologi Ring Kurang lebih sama dengan topologi bus namun di dalam topologi ring tidak menggunakan End, dan jalur data yang berputar mengikuti arah jarum jam3. Topologi Star

Topologi Star (bintang) merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna 4. Topologi Mesh
adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).5. Topologi Tree (Hybird)


kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.sumber: fdar-official.blogspot.com


Protokol adalah
 Protokol merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menyambungkan antar komputer dalam sebuah jaringan sehingga dapat melakukan komunikasi data.
Fungsi Protokol
Secara umum fungsi protokol adalah sebagai penghubung dalam komunikasi data sehingga proses penukaran data bisa berjalan dengan baik dan benar.
sumber: www.pustakasekolah.com
 


Protokol yang terdapat dalam jaringan komputer fisik beserta gambarnya
  1. Ethernet
Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University menggunakan kabel coaxial. CSMA/CD (Carrier Sense Access/Collision Detection). CSMA/CD adalah suatu metode dimana semua workstation yang hendak mengirim informasi keworkstation lain berlomba untuk mendapatkan saluran yang diperlukan. Tiap workstation akan memantau jaringan untuk melihat ada tidaknya transmisi yang dilakukan workstation lain. Bila ada, workstation ini harus menunda keinginan untuk mengirimkan informasinya sampaiworkstation yang sibuk tadi selesai. Tiap workstation lain dapat menempatkan paket ke dalam jaringan dan menunggu sampai konfirmasi diterima. Bila konfirmasi diterima maka diketahui bahwa pengiriman telah sampai. Bila ada dua atau lebih workstation yang menggunakan saluran maka akan terjadi gangguan pada informasi (disebut collision) dan secara otomatis masing-masing workstation akan mengulang usaha untuk mendapatkan saluran tersebut. Kalau terjadi tabrakan maka transmisi dihentikan dengan cara mengirimkan sinyal jamming untuk memberitahu semua workstation, sehingga saluran data bebas. Setelah selang waktu tertentu, setiap workstation dapat melakukan pengiriman lagi. Karena tenggang waktunya berbeda bagi setiap workstation, kemungkinan keberhasilan dapat terjadi kali ini, kecuali kesibukannya tinggi sekali.
Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. Kecepatan transmisi data pada ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat ini yang umum ada di pasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah :

  1. 10Base5
Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus . Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kabelnya diberi concentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km. Seperti yang tampak pada gambar, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segmen hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.
 

Struktur 10Base5
  1. 2.     10Base2
Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan concentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.
   

Sruktur 10 Base 2
  1. 3.      10BaseT
Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) . Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti concentrator dan repeaterdiperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.
  

Struktur 10BaseT
 Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair). Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps.
  1. 4.      10BaseF
Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.
  1. 5.      Fast Ethernet (100BaseT series)
Selain jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya. Fast Ethernet membutuhkan concentrator/hub dan NIC yang lebih mahal. Jaringan yang menggunakan protokol ini menggunakan kabel fiber optik dan twisted pair kategori 5.
  1. 6.      Gigabit Ethernet
Pengembangan terbaru dalam standar Ethernet adalah sebuah protokol yang memiliki kecepatan transmisi 1 Gbps. Gigabit Ethernet terutama digunakan untuk backbone pada sebuah jaringan. Pada masa depan, protokol ini akan digunakan digunakan untuk menghubungkan workstation dan server juga. Gigabit Ethernet dapat menggunakan kabel serat optik dan tembaga. Kabel yang digunakan adalah 1000BaseTX tembaga. Protokol ini sudah menjadi standar resmi sejak tahun 1999.
2.      SNA (System Network Architecture)SNA adalah sebuah protokol yang dikembangkan pada tahun 1970 oleh perusahaan IBM bersamaan dengan munculnya model referensi OSI. Dengan menggunakan SNA, sebuah mainframe dapat menjalankan ACF/VTAM (Advanced Communications Facility / Virtual Telecommunication Method) pada sebuah jaringan SNA. ACF/VTAM adalah sebuah program yang mengatur komunikasi diantara terminal-terminal dan program-program aplikasi VTAM padahost. ACF/VTAM berjalan di bawah kendali sebuah sistem operasi virtual, dan bertugas mengelola komunikasi jaringan yang terpasang padanya. ACF/VTAM bertanggung jawab untuk membentuk seluruh session dan untuk melakukan pengaktifan dan peng-nonaktifan resources, namun resources harus didefinisikan terlebih dahulu, sehingga dengan demikian akan mengurangi kebutuhan broadcast traffic dan meminimalisasi header overhead.
3.      Local TalkLocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa computer melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus.
Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus, Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair. Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.
4.      Token Ring Protokol Token Ring dikembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980-an. Metode akses yang digunakan adalah token-passing. Dalam Token Ring, komputer-komputer saling terhubung sehingga sinyal dapat berjalan melintasi jaringan dari satu komputer ke komputer lainnya dalam sebuah ring. Kalau semua workstationmenganggur (idle) maka token tersebut disebut sebagai ‘token bebas’. Workstation yang ingin mengirimkan data, harus menunggu token tiba padanya. Token tersebut diubah menjadi ‘token sibuk’, paket data segera disalurkan bersamanya. Pada dasarnya terdapat suatu ‘token’ yang diedarkan ke semua workstation yang ada dalam ring. Setiap workstation akan memeriksa apakah ada data yang ditujukan kepadanya. Bila ada dia akan mengambil data tersebut dan meneruskan ‘token’ tersebut ke workstation berikutnya, demikian pula bila hendak mengirim data, ia akan memasukkan data ke dalam token tersebut. Jelaslah bahwa setiap data yang dikirimkan haruslah memiliki alamat yang dituju. Bila token yang berisi informasi tersebut telah kembali ke workstation pengirim, workstation itu harus mengubahnya kembali menjadi tokenyang bebas. Sebuah free token akan diberikan pada ring bilamana workstation telah menyelesaikan transmisi paket, token busy telah kembali ke workstation.
5.      FDDIFiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh. Metode aksesnyayang digunakan oleh FDDI adalah model token . FDDI menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses transmisi baiasanya menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara otomatis menggunakan ring yang kedua. Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan menggunakan fiber optic cable pada kecepatan 100 Mbps.

  1. 6.      ATM
ATM adalah singkatan dari Asynchronous Transfer Mode (ATM) yaitu sebuah protokol jaringan yang mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau lebih . ATM mentarnsmisikan data kedalam satu paket dimana pada protokol yang lain mentransfer pada besar-kecilnya paket. ATM mendukung variasi media seperti video, CD-audio, dan gambar. ATM bekerja pada model topologi Bintang, dengan menggunakan Kabel fiber optic ataupun kabel twisted pair . ATM pada umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN . dia juga banyak dipakai oleh Internet Service Providers (ISP) untuk meningkatkan kecepatan akses Internet untuk klien mereka.sumber: dededsuwarno.wordpress.com


Tabel yang menggambarkan prinsip komunikasi data pada masing - masing protokol yang mempengaruhi dalam menentukan kabel yang digunakan, kecepatan akses, dan topologinya

Protokol Yang Dipakai
Kabel Yang Digunakan
Kecepatan Transfer
Topologi fisik
EthernetTwested Pair, Coaxial, Fiber
10 Mbps
Linear Bus,Star, Tree
Fast EthernetTwested Pair, Fiber
100 Mbps
Star
Local TalkTwested Pair
0,23 Mbps
Linear Bus or Star
Token RingTwested Pair
4 Mbps – 16 Mbps
Star – Wired Ring
FDDIFiber
100 Mbps
Dual Ring
ATMTwested Pair, Fiber
155 – 2488 Mbps
Linear Bus,Star, Tree


sumber: ramadhina07.blogspot.com


Jaringan nirkabel
Jaringan Nirkabel adalah salah satu jenis dari jaringan komputer yang fungsinya sebagian besar dari jaringan nirkabel ini asalah untuk hotspot area.
LAN nirkabel (Bahasa Inggris: Wireless LAN) adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.
LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.
sumber: kaonedarman.wordpress.com


Keunggulan dan kelemahan menggunakan jaringan nirkabel
Keunggulan/Kelebihan dan Kelemahan Jaringan Nirkabel (Wireless) - Seiring dengan kecanggihan teknologi informasi, untuk membangun sebuah jaringan komputer dapat dimungkinkan tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Pengganti kabel sebagai penghubung dapat digunakan gelombang radio, sinar inframerah , bluetooth, dan gelombang mikro. Komputer mobile seperti notebook merupakan komputer yang dapat digunakan pada jaringan nirkabel.
Berikut ini keunggulan dan kelebihan jaringan nirkabel (Wireless).

  •  Mobilitas

Jaringan nirkabel atau wireless menyediakan akses secara real time kepada pengguna LAN di mana saja selama berada dalam batas aksesnya.

  •  Kecepatan instalasi

Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung.

  •  Fleksibilitas tempat

Jaringan nirkabel sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin dipasang tanpa adanya kabel.

  • Biaya pemeliharaan dan pemindahan lebih murah

Jika terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaannya pun lebih murah.

  • Kemampuan jangkauan

Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer to peer untuk jumlah penggunan yang sedikit menjadi jaringan infrastruktur atau yang lebih banyak lagi. Bahkan, jaringan ini, bisa mencapai ribuan pengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan sangat luas.
Seperti halnya manusia, jaringan nirkabel tidak hanya mempunyai kelebihan tapi juga kelemahan. Beriku ini adalah beberapa kelemahan dari jaringan nirkabel:
1. Transmisi data hanya 1-2 Mbps, yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang memakai kabel.
2. Transmisi data dari komputer berbeda dapat saling mengganggu.
3. Biaya peralatan yang mahal.
4. Adanya delay yang besar.
5. Adanya masalah perambatan radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi.
6. Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar)
7. Keamanandata atau kerahasiaan data kurang terjamin.
8. Sinyalnya putus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang menghalangi sinyal.
sumber: besoklagiaja.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar