spider

spider

Rabu, 10 September 2014

Tugas baru

(1)  5 macam hardware jaringan komputer beserta pengertian dan gambarnya


Router
Router adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan host pada jaringan yang berlainan. Fungsi utamanya adalah IP Forwarding, yaitu proses meneruskan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang menjadi tujuan paket data.
Modem

Perangkat modem merupakan salah satu jenis bridge, yaitu perangkat yang bekerja menghubungkan PC dengan atau pada media yang berbeda. Perangkat ini adalah perangkat jaringan komputer yang digunakan untuk koneksi Wide Area Network (WAN).
Repeater
Fungsi utama repeater yaitu untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain. Dengan cara ini jarak antara kabel dapat diperjauh.

Switch

       Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan. Sebetulnya switch memang merupakan pengembangan lanjutan dari ‘bridge’. Switch bisa digunakan juga untuk menghubungkan switch satu dengan switch lainnya, untuk memperbanyak jumlah port, atau memperluas jangkauan dari jaringan (misalkan ada satu gedung dengan gedung yang lainnya). Bahkan apabila kita melihat ke berbagai vendor network equipment, berbagai switch dipecah ke level berbeda seperti core, aggregation dan access. Pemisahan berbagai level ini dikarenakan setiap level dimaksudkan untuk fungsi yang berbeda.
Switch dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
A. Manageable Switch         Adalah switch yang bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan switch non manageable.perbedaan tersebut dominan bisa di lihat dari kelebihan yang dimiliki oleh manageable switch itu sendiri. Berikut adalah kelebihan switch manageable :   1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN   2. Pengaturan access user dengan access list   3. Membuat keamanan network lebih terjamin   4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada.  5. Mudah memonitoring trafick maintenance network karena dapat diakses tanpa harus berada di dekat switch.
B. Non Manageble Switch        Adalah switch yang tidak dapat di managed, switch tersebut sudah siap pakai tinggal pasang dan switch sudah bisa digunakan tanpa perlu di seting. Harga switch Non Manageble lebih murah jika dibandingkan Manageable Switch Namun apabila terjadi masalah dengan jaringan kita, kita tidak akan bisa melakukan troubleshooting dengan mudah karena switch nya tidak bisa diapa-apakan. Problem yang paling sering terjadi diantaranya IP address conflict, tidak bisa connect dll. Apabila jaringan sudah mulai tersebar di berbagai area, akan sangat sulit melakukan troubleshooting computer mana yang menyebabkan masalah tersebut.
NIC (Network Interface Card)
Untuk memfungsikan PC Stand Alone agar dapat berkomunikasi dengan PC lain, diperlukan Network Interface Card (NIC). NIC berfungsi menghubungkan PC dengan media yang digunakan.

sumber: ilhamadjiputrap.blogspot.com


(2) Pengertian IP address

Pengertian IP Address adalah bilangan biner yang secara unik mengidentifikasi komputer dan perangkat lain pada TCP / IP network. Terdapat dua jenis Ip address yaitu ip address private yang digunakan pada jaringan area lokal (LAN) dan ip address publik yang digunakan di Internet.

ip addressAda Dua standar pengalamatan IP address yang digunakan saat ini. Standar IPv4 yang paling familiar bagi masyarakat dan mendukung di hampir semua perangkat jaringan komputer saait ini,dan standar IPv6 secara bertahap menggantikan Ipv4. Alamat IPv4 terdiri dari empat byte (32 bit), sedangkan alamat IPv6 adalah 16 byte (128 bit).
Ip address dirancang untuk memungkinkan satu komputer (atau perangkat digital lainnya) untuk berkomunikasi dengan yang lain melalui Internet maupun intranet. Ip address memungkinkan miliaran perangkat digital terhubung Internet dan di bedakan satu sama lain. Dalam arti yang sama bahwa seseorang membutuhkan alamat Anda untuk mengirimkan surat, begitu juga komputer membutuhkan alamat IP untuk berkomunikasi dengan komputer yang lain.
“IP” singkatan dari Internet Protocol, sehingga alamat IP adalah alamat Internet Protocol. Apa artinya? Internet Protocol adalah seperangkat aturan yang mengatur aktivitas internet dan memfasilitasi penyelesaian berbagai tindakan pada World Wide Web. Oleh karena itu alamat Internet Protocol adalah bagian sistematis ditata jaringan interkoneksi yang mengatur komunikasi online dengan mengidentifikasi kedua perangkat memulai dan berbagai tujuan Internet, sehingga memungkinkan kedua perangkat dapat saling berkomunikasi.

sumber: pacarita.com


(3)   Cara setting IP address di komputer beserta gambar langkah - langkahnya

Langkah Pertama
Carilah Icon Local Area Connection yang bergambar 2 komputer, pada sudut kanan bawah Desktop Komputer anda (untuk tampilan standar windows) :



Langkah Kedua
Double Klik Kiri Icon Local Area Connection, maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini :


Langkah Ketiga
Klik kiri Properties dan akan keluar tampilan seperti dibawah ini; kemudian pilih dan Double Klik Kiri pada Internet Protocol (TCP/IP)



Langkah Keempat
Setelah langkah ketiga maka akan tampak seperti di bawah ini:


Langkah Kelima
Pilih Use the following IP address, dan Use the following DNS server addresses seperti pada gambar di bawah ini jika anda mau mengganti IP address dan DNS komputer anda.



Langkah Keenam
Tambahan; Jika anda ingin memasukkan lebih dari 1 IP address atau ingin menambah DNS servernya maka tinggal klik advanced dan lakukan masukan IP atau DNS berikutnya

sumber: komputerbusuk.blogspot.com

(4)  Perbedaan DHCP dan TCP/IP, beserta gambarnya

Perbedaan Jaringan Komputer DHCP dan TCP/IP

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
 Pada gambar di atas, terlihat sebuah server yang difungsikan sebagai DHCP Server dan beberapa komputer yang menjadi DHCP Client. Pada DHCP Server sudah disiapkan sekumpulan IP Address (sering disebut Pool IP) yang akan dibagikan kepada DHCP client. DHCP Server juga akan memberikan Default Gateway dan DHCP Server yang dibutuhkan oleh DHCP Client.  Prinsip kerja dari DHCP ini adalah lease IP, yaitu peminjaman IP. Jadi DHCP Client yang mengajukan permintaan IP kepada DHCP server juga akan mendapatkan batas waktu pemakaian IP. Jika pemakaian IP telah melewati batas pemakaian, maka DHCP Client harus mengembalikan IP tersebut ke DHCP Server. TCP/IPTCP/IP adalah salah satu perangkat lunak jaringan komputer (networking software) yang terdapat dalam sistem, dan dipergunakan dalam komunikasi data dalam local area network (LAN) maupun Internet.TCP singkatan dari Transmission Control Protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data.TCP/IP saat ini dipergunakan dalam banyak jaringan komputer lokal (LAN) yang terhubung ke Internet, karena memiliki sifat:Merupakan protokol standar yang terbuka, Berdiri sendiri dari perangkat keras jaringan apapun, Bisa dijadikan alamat umum. 

sumber: fitriana21sari.blogspot.com


(5)  Cara sharring folder melalui LAN 

Cara Sharing Data Melalui Kabel LAN

cara sharing data lewat kabel lan di windows 7Tadi saya dipusingkan dengan cara menggunakan LAN, ketika saya ingin memindahkan data dari 1 pc ke pc lainnya. Apalagi data yang saya kirim bukanlah data ece” yang muatannya cuma berapa mb, tapi menyentuh puluhan giga byte. karena datanya besar dan sulit untuk di bagi jika menggunakan fd. Akhirnya karena ingin cara singkat saya mencoba kembali menggunakan LAN tersebut, ternyata caranya tidak begitu sulit.
Tahap-Tahap:

1. Siapkan  2 PC baik komputer maupun laptop menyala
2. Siapkan Kabel LAN3. Tancapkan ujung LAN di PC 1, dan yang lainnya di PC 2. Jika sudah benar, indikator akan menyala di kedua lubang LAN.
4. Jika sudah siap, di kedua komputer, masuk Start Menu >> Setting >> Network Connection >> Local Area Connection5. Jika sudah dibuka, di General, cari dan klik 2 kali Internet Protocol (TCP/IP)6. Jika suda terbuka, klik Use the following IP Adress di kedua komputer.
7. Di komputer 1,  masukkan IP Address:
IP Address:    192.168.0.1Subnet mask:     255.255.255.0OK
8. Di komputer 2,  masukkan IP Address:
IP Address:    192.168.0.2Subnet mask:     255.255.255.0OK
9. Selanjutnya, buatlah folder atau menglik salah satu folder yang ingin di sharing di PC 2. Lalu klik kanan folder tersebut, pilih PropertiesPilih SharingDi Network Sharing & Security,Ceklis Share this folder on the workCeklis Allow network user to change my file.OK
Jika sudah berhasil, folder biasanya berubah jadi ada gambar tangan
10. Sebelum kirim data dari  PC1, matikan  dulu FIREWALLCaranya:Start menu >> Setting >> Control PanelPilih Windows FirewallKlik OffOK
Nah, sekarang sudah mati, bersiaplah mengirimkan data-data.
11. Di PC 1,  buka Windows Explorer atau  Internet Explorer sobat,ketikkan alamat Ip Address (192.168.0.2) komputer 2. Ketik:\\192.168.0.2 di address (atas).
Jika sudah benar, di PC 1, kalian akan mendapatkan folder yang sudah dibuat di pc 2 dan dishare melaluai nama PC pada windows exporer pada network sesuai nama PC. Dari PC 1, kalian tinggal memindahkan/ mengirimkan file/ data di folder yang kalian buat atau folder yang sudah di share.


sumber: ardian-sah.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar